Selasa, 19 Jun 2012

MANGSA TITANIC


Mangsa kapal karam yang paling popular iaitu Kapal Titanic, dijumpai masih hidup. Diantara mangsa yang beruntung dianggap bertuah ini ialah seorang penumpang wanita yang ditemui pada tahun 1990, dan seorang lagi ialah kapten kapal Titanic itu sendiri yang ditemui pada tahun 1991.
Kapten kapal Smith ditemui pada 9 Ogos 1991, setahun setelah mangsa pertama ditemui iaitu Wenny Kathe, dia diselamatkan dari atas gunung ais atau iceberg. Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung diatas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih kelihatan seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahawa saat itu ialah detik-detik cemas tenggelamnya kapal Titanic pada 15 April 1912. Melalui identifikasi cap jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, telah dipastikan identiti Kapten Smith.
Seorang lagi korban kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan ais Samudera Atlantik Utara pada 24 September 1990. Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikit pun jua. Dia ditemui dan diselamatkan di atas gumpalan ais 363 km barat daya Islandia. Pejabat pelayaran telah menemui daftar nama penumpang kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya.
Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu. Oleh karena mereka menghilang dan muncul kembali secara misteri, maka ianya telah menarik perhatian orang banyak. Ilmuwan Amerika Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat peredaran suatu benda dalam ruang lain, itulah objektif peredaran lorong waktu. Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misteri seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misteri ini.
Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut. Pertama, objektif peredaran lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena terkadang ia akan membukanya. Kedua, lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah mahupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan ianya boleh diam membeku.
Ketiga, terhadap dunia fana (ruang fizik kita) di bumi, jika memasuki lorong waktu, bererti hilang secara misteri, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka ertinya adalah muncul lagi secara misteri. Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan kerana waktu boleh diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari. Dalam ajaran Buddha terdapat satu bait penuturan: "Bagaikan sehari di kahyangan, tapi rasanya sudah ribuan tahun lamanya di bumi", nampaknya memiliki makna kebenaran yang sangat dalam.
Tepuk dada tanya selera. Sejauh mana anda mempercayai cerita ini adalah terletak pada diri anda sendiri. Lintasan waktu adalah salah satu keajaiban yang belum terhurai. Apa yang pasti, kita harus mempercayai ajaran bagi mengelakkan fahaman dan pengertian yang salah. Percaya atau tidak, terletak ditangan anda.

AYAT KURSI MENJELANG TIDUR


Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjaga gudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalu mencuri segenggam makanan. Namun kepintaran Hurairah memang patut dipuji, kemudian pencuri itu kemudian berhasil ditangkapnya. "Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," gertak Abu Hurairah. Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hingga kemudian ia pun merengek-rengek : "Saya ini orang miskin, keluarga tanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan."

Maka pencuri itu pun dilepaskan. Bukankah zakat itu pada akhirnya akan diberikan kepada fakir miskin ? Hanya saja, cara memang keliru. Mestinya jangan keliru. Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kepada Rasulullah S.A.W. Maka bertanyalah beliau : "Apa yang dilakukan kepada tawananmu semalam, ya Abu Hurairah?" Ia mengeluh, "Ya Rasulullah, bahawa ia orang miskin, keluarganya banyak dan sangat memerlukan makanan," jawab Abu Hurairah. Lalu diterangkan pula olehnya, bahawa ia kasihan kepada pencuri itu, lalu dilepaskannya.

"Bohong dia," kata Nabi : "Pada hal nanti malam ia akan datang lagi." Kerana Rasulullah S.A.W berkata begitu, maka penjagaannya diperketat, dan kewaspadaan pun ditingkatkan. Dan, benar juga, pencuri itu kembali lagi, lalu mengambil makanan seperti kelmarin. Dan kali ini ia pun tertangkap.

"Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," ancam Abu Hurairah, sama seperti kelmarin. Dan pencuri itu pun sekali lagi meminta ampun : "Saya orang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji esok tidak akan kembali lagi."

Kasihan juga rupanya Abu Hurairah mendengar keluhan orang itu, dan kali ini pun ia kembali dilepaskan. Pada paginya, kejadian itu dilaporkan kepada Rasulullah S.A.W, dan beliau pun bertanya seperti kelmarin. Dan setelah mendapat jawapan yang sama, sekali lagi Rasulullah menegaskan : "Pencuri itu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi."

Malam itu Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan dan kepintaran penuh. Mata, telinga dan perasaannya dipasang baik-baik. Diperhatikannya dengan teliti setiap gerak-geri disekelilingnya sudah dua kali ia dibohongi oleh pencuri. Jika pencuri itu benar-benar datang seperti diperkatakan oleh Rasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad tidak akan melepaskannya sekali lagi. Hatinya sudah tidak sabar lagi menunggu-nunggu datangnya pencuri jahanam itu. Ia kesal. Kenapa pencuri kelmarin itu dilepaskan begitu sahaja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S.A.W? Kenapa mahu saja ia ditipu olehnya? "Awas!" katanya dalam hati. "Kali ini tidak akan kuberikan ampun."

Malam semakin larut, jalanan sudah sepi, ketika tiba-tiba muncul sesosok bayangan yang datang menghampiri longgokan makanan yang dia jaga. "Nah, benar juga, ia datang lagi," katanya dalam hati. Dan tidak lama kemudian pencuri itu telah bertekuk lutut di hadapannya dengan wajah ketakutan. Diperhatikannya benar-benar wajah pencuri itu. Ada semacam kepura- puraan pada gerak-gerinya.

"Kali ini kau pastinya kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kau berjanji tidak akan datang lagi ke mari, tapi ternyata kau kembali juga. Lepaskan saya," pencuri itu memohon. Tapi, dari tangan Abu Hurairah yang menggenggam erat-erat dapat difahami, bahawa kali ini ia tidak akan dilepaskan lagi. Maka dengan rasa putus asa akhirnya pencuri itu berkata : "Lepaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangat berguna."

"Kalimat-kalimat apakah itu?" Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu. "Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu.. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akan selalu dipelihara oleh Allah, dan tidak akan ada syaitan yang berani mendekati tuan sampai pagi." Maka pencuri itu pun dilepaskan oleh Abu Hurairah. Agaknya naluri keilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang. Dan keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S.A.W untuk melaporkan pengalamannya yang luar biasa tadi malam. Ada seorang pencuri yang mengajarinya kegunaan ayat Kursi.

"Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?" tanya Rasul sebelum Abu Hurairah sempat menceritakan segalanya. "Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna, lalu ia saya lepaskan," jawab Abu Hurairah. "Kalimat apakah itu?" tanya Nabi. Katanya : "Kalau kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu.. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Dan ia katakan pula : "Jika engkau membaca itu, maka engkau akan selalu dijaga oleh Allah, dan tidak akan didekati syaitan hingga pagi hari."

Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi S.A.W berkata, "Pencuri itu telah berkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta." Kemudian Nabi S.A.W bertanya pula : "Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yang bertemu denganmu tiap malam itu?" "Entahlah." Jawab Abu Hurairah. "Itulah syaitan."

RASULULLAH S.A.W. DAN PENGEMIS YAHUDI BUTA

       Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata "Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya". Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

     Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, "anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan", Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, "Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja". "Apakah Itu?", tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana", kata Aisyah r.h.

   Ke esokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "siapakah kamu ?". Abubakar r.a menjawab, "aku orang yang biasa". "Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku", jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri", pengemis itu melanjutkan perkataannya.

    Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.

Sejarah Yahudi Di Madinah


      YAHUDI memang satu-satunya bangsa yang laknat dan langsung tidak boleh dipercayai sampai dunia ini kiamat. Tidak boleh dijadikan sahabat. Sejarah membuktikannya ia pengkhianat laknat, lagipun watak yang kelihatan jelas watak perompak, penipu, pembunuh dan penjahat dan memang segala macam yang jahat ada saja dalam diri Yahudi. Kita berdoa Allah datangkan bala kepada Yahudi segera agar umat Islam tidak terhakis dengan dakyah mereka.

   Hari ini mereka berjanji dan esok akan dikhianatinya janji itu. Berulang kali. Bukan sekali atau sejuta, malah lebih dari itu. Lihat saja apa yang terjadi di Palestin. Itulah sikap Yahudi sejak dulu hingga sekarang ini. Titik/kenyataan saya tidak ada timbang rasa. Stop!kalau ada yang mempersoalkan, sila hadir dengan fakta yang nyata.

   Sekarang marilah kita duduk sambil berfikir faktor faktor Yahudi yang sememangnya memusuhi Islam. Diharap para sahabat dapat mendengar dengan hati terbuka penuh rasa setiakawan sebagai orang Islam yang bersaudara. Kita teliti dulu asalnya sikap Yahudi yang ada di Madinah ketika Zaman Baginda Rasul SAW. Yahudi di Madinah terdiri dari 3 golongan iaitu Yahudi Qainuqa, Yahudi Nadhir dan Yahudi Quarizhah.

   Yahudi di Madinah itu mengakui yang mereka adalah Putera (macam anak raja pula) dan Kekasih Allah( entah Tuhan mana mengakui) atau Umat Terpilih (terpilih sebagai terlaknat) dan kerana itu keNabian hanya mereka saja yang berhak digelar/orang lain tidak, tetapi kala Nabi Muhammad SAW diutus menjadi Nabi dan bukan dari golongan mereka, ternyata seluruh Yahudi sakit hati dan marah sangat, apa lagi Islam berkembang dengan cepat ketika itu dan kala itu ada Yahudi berkata “Hai Tuhan Kenapa kami golongan Yahudi tidak kau jadikan Nabi?”

    Nabi yang berakhlak mulia cukup bertimbang rasa dan demi kedamaian semata tanpa memilih apa saja kepercayaannya dan untuk mengelak kekacauan ada di Madinah, Nabi mengadakan perjanjian damai secara ikhlas. Benar-benar ikhlas demi keamanan semua orang, tetapi Yahudi yang ada selalu saja membuat huruhara dan secara diam-diam Yahudi berusaha untuk memadam agama Allah iaitu ISLAM. Itu niat mereka hingga sekarang meskipun Islam tidak pernah mengganggu mereka. Kita jangan sampai tertipu akibat bijaksananya Yahudi yang pintar bermuka-muka.

   Pada permulaannya, mereka mengajak Nabi berdebat yang tujuannya amat jahat semata agar Muslimin meninggalkan agama Islam dan meninggalkan atau membunuh Nabi Muhammad SAW sekaligus dan ini jelas dibantu oleh Allah bila mana ayat/dalam surat (2) Al-Baqarah ayat 109 diwahyukan. Allah memang tidak meredai perbuatan Yahudi, tetapi ingat Allah tidak akan membantu kita walaupun Islam agama kita kalau kita sendiri tidak mahu berusaha.

   Usaha Yahudi menjatuhkan Nabi melalui perdebatan tidak berhasil. Gagal, malah kepalsuan mereka dibongkar oleh Allah kerana perdebatan bukan untuk kebenaran, tetapi hanya mahu menjatuhkan dan memalukan Nabi, tetapi gagal. Memang gagal, kerana Nabi membawa kebenaran bukan kepalsuan. Ternyata kedudukan Nabi ketika itu bertambah kuat dan pengikut semakin ramai dan Islam menyebar ke merata pelusuk dunia.

   Kemudian Yahudi tidak berhenti dan tidak berputus asa, kerana mereka adalah bangsa yang gigih berusaha dan terus berusaha hingga sekarang mereka terus saja berusaha. Yahudi terus saja mengadakan kemusykilan umat Islam, hasutan demi hasutan ditanam sikap supaya penduduk Madinah benci kepada Nabi dan yang mula-mula Yahudi lakukan ialah merosak perjanjian dengan Nabi ialah Yahudi golongan Qainuqa.

   Diceritakan pada suatu hari wanita Arab dianiaya secara keji kala masuk ke pasar Yahudi Qainuqa. Kejadian itu ditolong oleh pemuda Arab yang baik hati, tetapi pemuda Arab itu dikeroyok, diinjak-injak, diterajang seperti binatang jalang hingga pemuda itu mati dan perbuatan Yahudi itu membangkitkan kemarahan kaum Muslimin yang sekian lama bersabar kerana perintah Nabi dan oleh sebab kesabaran ada hadnya, maka terjadilah pergaduhan/pertumpahan darah di kedua-dua belah pihak.

   Nabi ketika itu mengambil tindakan tegas terhadap Yahudi Qainuqa kerana telah berkali-kali menunjukkan sikap bermusuhan tanpa henti-henti dan cukup membahayakan keadaan dan keputusannya Nabi Muhammd SAW ketika itu ialah dengan cara mengusir mereka dari Madinah dan hal ini kalau tidak silap terjadi selepas perang Badar.

   Setahun kemudian orang Yahudi Nadhir pula melakukan pengkhianatan yang sama, dimana mereka berusaha membunuh Nabi ketika Nabi dan sahabatnya berkunjung ke perkampungan untuk sesuatu urusan. Allah sekali lagi membantu dan niat itu tak berhenti dan segera terbongkar dan sekali lagi mengenakan hukuman dengan cara mengusir mereka seperti juga Yahudi Qainuqa. Hal ini terjadi di bulan Rabiul aw wal, tahun ke 4 H dan mereka kononnya menetap di Chaibar dan hal ini disebut oleh Allah dalam surah A—Maa-Idah ayat 11.

   Kemudian oleh sebab mereka itu kaya sebab pintar menipu seperti Yahudi yang ada sekarang ini, maka mereka menghasut lagi kabilah-kabilah Arab yang besar seperti Quaraisy dan Ghathfan serta kabilah-kabilah lain untuk menghancurkan Nabi dan rupanya hasutan itu berhasil dan terjadilah peperangan yang namanya Al-Ahzaab pada tahun 5H. Lihatlah bagaimana kehebatan Yahudi yang tidak pernah berhenti itu. Apakah bangsa seperti itu bisa dijadikan kawan?

  Peperangan itu dirasakan oleh Nabi dan Muslimin amat berat sekali, apa lagi Yahudi Quaraizhah yang masih tinggal di Madinah mengkhianati. Pemimpin mereka Kaab bin Asad dihasut oleh pemimpin Dadhir Huyai bin Akhthab dengan maksud diajak membatalkan perjanjian dengan Nabi. Di sini kita lihat lagi sikap Yahudi yang berkepala tujuh. Sikap kebinatangnya bukan main hebat.

   Berita penghinatan Yahudi Quaraizhah menggemparkan kaum Muslimin di Madinah ketika itu. Nabi segera mengutus Saad Muaadz kepada suku Aus dan Saad bin Ubadah kepada suku Khazraj kepada Quraizhah untuk menasihati mereka agar jangan meneruskan pengkhianatan, tetapi niat itu ditolak dengan sikap kasar, angkuh, sombong, takbur seperti juga sikap Yahudi yang ada di Israel yang pemimpinnya bernama Sharon.

   Pengkhiatan Yahudi Quraizhah ketika itu memang terasa menyulitkan kerana mereka berada di Madinah yang maknanya menikam dari belakang, menusuk lubuk hati dan Allah sekali lagi membantu yang akhirnya pasukan bersekutu Al Ahzab itu bubar berkecai dan pulang ke negeri masing-masing tanpa ada hasil dan tinggallah Yahudi Quraizhah sendirian akhirnya akur di atas kekalahan tersebut.

   Saad Muadz atas permintaan Yahudi Quraizhah sendiri menghakimi pengkhianatan mereka itu dan keputusannya yang lelaki dibunuh, sementara wanita dan anak ditawan dan ini diketahui oleh Nabi. Setelah Yahudi tidak ada lagi, barulah kota Madinah aman dan bahagia. Kita lihat kenyataannya dimana membuktikan yang Yahudi itu bangsat dan laknat.

  Akhirnya, cuba saja kita fikirkan kejadian yang berlaku di Madinah itu? Secara kesimpulannya, majoriti malah keseluruhan orang orang Yahudi di dunia ini tidak baik, jahat, bangsat, laknat dan memangpun merekalah yang menghasut Amerika untuk menghuruharakan dunia ini dan niatnya untuk menghapuskan Islam tidak akan berhenti sehingga hari kiamat. Itulah sejarahnya. Moga yang saya catat ini membuka minda kita. Berfikirlah secara bijaksana.

Kisah Yahudi, Kristian, Islam & Akhir Zaman


   Yahudi tidak terdiri dari keseluruhan penganut fahaman Zion. Zion yang di sebut-sebut merupakan Al-Masikh. Al-Masikh yang pada dahinya tertulis KAF FA RO yang bermaksud kuffar, mengakui dirinya Al-Masih, yakni Isa a.s. yang pada Kristian dan Islam akan datang di akhir zaman.

  Bukan semua Yahudi adalah Zionist dan bukan semua Zionist itu mengaku Yahudi. Mereka adalah puak ciptaan Allah yang dibina untuk pertabalan si Dajal.

  Kristian terlalu mempercayai pengembalian Nabi Isa a.s. ke dunia dan dengan itu, keimanan mereka semata-mata pada hari datangnya Isa a.s. ke bumi ini semula. Ribuan tahun ditatang Yahudi, Kristian telah menganggap keramat paling besar dalam kehidupan bertuhan mereka adalah apabila mereka di selamatkan oleh Isa a.s. yang kini, dianggap sebagai Tuhan.

   Kristian percaya bahawa cukup untuk beriman ke atas Tuhan Anak kerana sang Tuhan Anak juga bergabungan dengan dua susuk entiti lagi yakni Tuhan Bapak dan Roh Kudus.

  Nabi Isa a.s. diutuskan sebagai nabi pembetul umat Yahudi. Tetapi, kelicikan Yahudi berjaya 'menamatkan' tugas Isa a.s. buat sementara waktu dan menghimpun wahyu-wahyu dan dijadikan kitab baru lalu penganutnya disebut Kristian.

  Orang Kristian mengimani kedatangan Jesus yakni Isa a.s. sebagai hujung cerita syurga neraka. Namun, corak pembetulan dakyah Yahudi telah tertulis melalui Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW, yang memang telah diketahui oleh Yahudi dan Kristian sebelumnya.

  Melalui untaian hadis dan hasil terjemahannya melalui fikiran yang berbagai, Islam menggambarkan Nabi Isa a.s. akan kembali ke bumi seperti yang dicita-citakan oleh orang Kristian. Kehadirannya dapat dirasa melalui programming terulung milik Allah SWT, menyeragamkan rasa yakin penduduk dunia bahawa beliaulah Isa a.s.

  Tetapi penganut Islam merumuskan bahawa Nabi Isa a.s. akan menghapuskan agama Kristian , setelah semua penganut Kristian yang menunggunya, kembali kepadanya dan MENGIKUTI deklarasinya bahawa ISLAM ADALAH SEBENAR-BENAR AGAMA bersama-sama penganut Islam yang ada dan telah lama berjuang.

Dikatakan para pemberi simpati ke atas umat Islam di dunia hari ini semakin ramai tetapi majoritinya berdiam diri.

  Namun kehadiran Nabi Isa a.s. disepakati hanya berlaku setelah Al-Masikh yakni Zion atau Kuffar atau dalam bahasa Melayu disebut Dajal, menguasai, dan melakukan porak-peranda serta menghidupkan semula penghambaan, menghapuskan republik dan PALING UTAMA, menawan sebilangan Islam dan Kristian termasuk semua penyembah berhala kepada dogma bahawa KINI TUHAN BERTAKHTA DI BUMI.

  Ketentuan ini diriwayatkan melalui untaian hadis yang memang konsisten pemberitahuannya. Antara nampak atau tidak, Islam sedang menjana simpati dunia. Dunia dipacu untuk bergolak oleh sentimen bahawa ada kuasa di bumi ini hari ini yang tidak tertakluk dengan undang-undang antarabangsa.

Siapa sangka, bumi akan berjaya dipusingkan putarannya dalam masa terdekat? Cerdik pandai dunia diletakkan Allah dikalangan mereka.

As Syahid Ustaz Ibrahim Mahmood

( Membicarakan syahid sebelum kesyahidannya)



" ..sesuatu yang mesti diingatkan kepada saudara-saudara yang masih hidup lagi sesudah kami para mujahiddin ini bertemu dengan Allah swt di dalam syurga firdaus. Kalau saudara/i masih hidup lagi akan berdosa kepada Allah sekiranya zuriat akan datang akan kencing di atas kubur-kubur saudara kerana saudara hidup tidak mahu berjuang dan berjihad untuk menegakkan kalimah Allah yang Maha Tinggi. Kami para mujahiddin yang sudah mati syahid dan dikuburkan berserta darah-darah merah.. kami berada di syurga dan saudara-saudara tetap berdosa dengan Allah Taala seandainya saudara masih berdiam diri..."
.
Itulah antara ucapan-ucapan jihad dari Assyahid Ibrahim Mahmood atau turut dikenali sebagai Ustaz Ibrahim Libya dalam majlis tamrin khusus kepada ahli-ahli Pas Kawasan Baling dalam tahun 1985. Beliau seolah-olah telah mengetahui saat kesyahidannya dan membayangkan telahpun berada di syurga firdaus menikmati penghormatan Tuhannya.
.
" Insyaallah kalau kita dapat mati syahid, inilah suatu kematian yang istimewa dalam dunia ini. Tuan-tuan janganlah cuba melangkah kaki berpaling ke belakang dari perjuangan Islam. Ketika kita melangkah berundur dari musuh kita, ketika kita ditembak mati, dalam hal seperti itu maka kita mati seperti mati katak. Tetapi kalau kita berada dan berhadapan dengan musuh-musuh Islam yang menyekat pergerakan Islam, maka kita akan mencapai mati syahid.."
.
" Orang-orang yang mati syahid ini, tulang temulangnya serta kulit merekatidak reput untuk selama-lamanya. Mereka tinggal di bawah tanah serta semerbak harum bau mereka. Sesungguhnya orang yang mati syahid adalah orang-orang yang duduk setaraf atau satu saf dengan penghulu para syuhada, Syaidina Hamzah bapa saudara Rasulullah Saw yang gugur syahid di medan pertempuran Uhud bersama 70 orang para syuhada Uhud. Orang-orang yang mati syahid tidak dihisap dan ditimbang menimbang akan dosa dan pahala mereka di padang Mahsyar kelak. Mereka terus masuk syurga dengan izin Allah. Malah mereka dapat pula memberi berkat kesyahidannya itu kepada 70 orang sahabat handai dan saudara mereka untuk memasuki syurga firdaus Allah SWT di akhirat"
.
"..Mereka ini akhirnya apabila mati dalam hal itu dinamakan mati syahid yang telah diambil mereka itu akan dibawa ke dalam syurga Firdaus menjadi burung-burung hijau dan memakan makanan-makanan syurga sejak daripada mula malam mereka gugur syahid itu atau siangnya tanpa ditanya atau dipersoalkan lagi.."
.
Siapa Assyahid Ibrahim Mahmood?
.
Sebelum tragedi itu, namanya kurang dikenali ahli Pas kerana Assyahid lebih aktif di Negeri Kedah sahaja. Apabila mendengar warta berita malam itu dan kejayaan pihak keselamatan dalam operasi membenteras kumpulan ajaran sesat, penyusun terbungkam dengan pertanyaan 'siapa pula penjenayah' ini kerana terlihat kaum wanita bertudung labuh hitam dan berkopiah putih di kaca TV. Sebelum itu penyusun turut ada pengalaman diserbu pihak keselamatan ketika duduk mendengar ceramah politik di Kuala Lumpur. Memang kecut perut juga bila diserbu begitu dengan silauan lampu kamera dan tubuh-tubuh gempal menerpa ketika kami asyik mendengar syarahan pimpinan.
.
Keesokan harinya, media-media masa negara bertali arus memaparkan kejadian berdarah tersebut dan itulah kali pertama penyusun mengenali nama Ibrahim Libya dan Memali. Tanda persoalan bertambah kusut apabila melihat bendera bulan di pagar rumah mangsa. Sebilangan sahabat-sahabat turut bingung dan berhati-hati untuk mengulas kejadian tersebut. Pihak yang tidak menggemari kerja-kerja dakwah turut menunding jari kepada ahli-ahli Pas kerana terpengaruh tuduhan tragedi itu berlaku kerana angkara puak pelampau agama, pendakwah dan ajaran sesat. Penyusun masih ingat betapa sukarnya rakan-rakan yang aktif dalam kerja dakwah di pejabat berdepan dengan rakan-rakan sekerja yang masih 'happy go lucky' dan ada muslimat yang bertudung didiskriminasi dan dimalukan.
.
Beberapa hari berikutnya, satu perhimpunan untuk mendengar taklimat pimpinan telah diadakan di Markaz Tarbiyyah Taman Melewar. Waktu itu, bangunan markaz masih kecil dan dalam pembinaan. Kami berasak-asak dalam dewan yang kecil dan penyusun duduk betul-betul di tepi rostrumpenceramah. Apabila Tuan Guru Haji Abdul Hadi Awang berucap menjelaskan keadaan sebenar tragedi itu, hati begitu diruntun sayu dan bila beliau terhenti berucap dan tersedu, tanpa sedar airmata pun jatuh berderai. Penyusun melihat hampir kesemua hadirin turut menangis sehingga ada terdengar suara tangisan lelaki agak kuat. Antara yang penyusun melihat mengesat airmata ialah Ustaz Nakhaei Hj Ahmad Naib Yang Dipertua Agong Pas ( sebelum berpaling meninggalkan jamaah) kerana penyusun duduk bersebelahan beliau.
.
Di majlis tergempar itulah penyusun mendapat maklumat sebenarnya. Apa yang dipaparkan oleh media utama negara cukup bercanggah dengan taklimat pimpinan Pas. Tragedi itu betul-betul menjadi isu besar kepada negara dan paling memilukan dalam perjuangan Pas. Berbulan-bulan media masa melaporkan haru-biru ini dan hampir kesemua pihak lawan menyalahkan assyahid Ibrahim Mahmood dan pengikutnya kerana dianggap penjenayah, mengamal ajaran sesat, pelampau, bughah dan sebagainya. Sebelum itu, kami nyaris termakan pembohongan bila ditunjukkan ada gambar pengikut tersebut memakai tangkal di pinggang dan meminum air yasin dalam kolam untuk kebalkan diri.
.
Majlis Fatwa samada peringkat Kebangsaan atau Kedah diarahkan menyiasat perkara tersebut, apatah lagi bila ahli-ahli Pas mendakwa mereka adalah para syuhada berdasarkan matlamat perjuangan dan tanda-tanda kesyahidan pada batang tubuh mereka. Penyusun kira pihak berkenaan juga panas miang dan terdesak untuk menyakinkan rakyat bahawa para syuhada itu golongan subersif, sesat dan membahayakan negara. Mereka ( pimpinan politik) ada yang tidak sabar mengeluarkan kenyataan sebelum siasatan majlis fatwa. Sebagaimana yang dijangkakan maka fatwa mengatakan mangsa-mangsa di Memali adalah 'bughah' dan tidak syahid ma'rakah, iaitu bukan syahid perang menentang golongan yang menentang pergerakan Islam. Antara ulama rasmi yang ditugaskan menyiasatnya ialah seorang mufti dan beberapa hari kemudiannya terpampang pula dalam akhbar beliau meninggal dunia secara mengejut.
.
Mimpi
.
Dalam suasana muram itu, kami mendapat berita terkini oleh pihak tertentu bahawa ada seorang Tuan Guru Pondok di Kedah telah bermimpi bertemu assyahid. Almarhum kononnya memberitahu 'tunggulah seratus hari' maka kami pun tertunggu-tunggulah hari tersebut. Penyusun melakarkan kisah ini hanyalah untuk mengimbas kembali situasi gawat waktu itu dan kesimpatian kami yang mendalam terhadap para sahabat yang telah mendahului kami dalam perjuangan ini. Ironisnya, saban hari membelek bilangan hari di kalendar hingga hari ke seratus.. tidak pulak kami melihat sebarang tanda perubahan. Maha suci Allah yang menguasai alam ini, apakala tersibar berita gempar dalam negeri tentang surat perletakkan jawatan Timbalan Perdana Menteri ketika itu, sesalinan surat perletakan jawatan yang tersibar luas itu tercatat tarikh 'bertepatan' hari keseratus mengikut kalendar hijrah. Lagi sekali airmata penyusun berlinangan tanpa malu mengenang kebobrokan manusia yang hilang kewarasan demi menyahut kebatilan.
.
Teringatlah penyusun akan kata-kata Tuan Guru Abdul Hadi Awang dalam majlis taklimat selepas tragedi itu:
.
" Apabila engkau melihat umatku takut untuk berdepan dengan orang-orang yang zalim dan berkata kepada orang-orang yang zalim itu, wahai si zalim! ( tidak berani mengatakan zalim kepada mereka) maka diterimalah ucapan selamat tinggal daripadanya" - hadith riwayat Imam Ahmad.
.
"Dalam satu riwayat yang lain, maka perut bumi lebih baik dari atasnya. Suatu amanat dari Rasulullah saw yang menjadi pegangan teguh kepada kita.. "
.
Pada kesempatan yang lain pula, penyusun menghadirkan diri dalam kuliah bulanan almarhum Ustaz Dato' Fadhil Noor, Presiden Pas di Masjid Ar Rahman, Kuala Lumpur. Di sana secara tidak langsung almarhum telah meriwayatkan kisah seorang sahabat Nabi saw yang bertekad untuk mati syahid dalam suatu peperangan, beliau telah melilitkan sehelai kain merah dan terus ke medan perang untuk syahid. Ini memutarkan ingatan penyusun kepada dakwaan yang mengatakan ada pengikut assyahid Ibrahim Mahmood memakai tangkal kain di perutnya sebagai tangkal kebal( baca perenggan kesembilan di atas). Jelas betapa kekeliruan dan kejahilan jika kita tidak mengkaji perjalanan sirah Nabi sehingga apa yang tersimpul dalam benak kepala itu rupa-rupanya sudah terjawab di zaman Rasulullah saw sendiri.
.
Kemudian, apabila berlaku pergeseran antara dua pihak dalam UMNO sehingga terbentuknya 2 team dan berakhir pula kepada pengharaman parti kebangsaan tersebut. Lagi sekali media masa tanpa sedar memaparkan perang mulut kalangan mereka hingga saling tuduh menuduh punca angkara tragedi berdarah itu. Akhirnya, ahli-ahli Pas khususnya termaklumlah akan siapa banjingan utama dalam kejadian tersebut dan siapa pula pihak yang menjulang panji kebenaran. Mereka membuka pekung sendiri dan tidak mustahil percikan darah syuhada itu telah mengenai pakaian orang-orang memfitnah para syuhada tersebut.
.
Biografi Asy Syahid
.
Ustaz Ibrahim Mahmood dilahirkan dalam tahun 1944 di Kampung Memali, Baling ketika masih dalam zaman pendudukan tentera Jepun. Baling adalah sebuah daerah dalam Negeri Kedah Darul Aman, sebelum ini terkenal sebagai daerah termiskin dan retetannya para petani yang disokong oleh para mahasiswa negara pernah mengadakan demotrasi terbesar di awal tahun 1970an. Di sana jugalah terjadinya perundingan antara pentadbiran kerajaan Tanah Melayu dengan pimpinan parti kominis Malaya pimpinan Ching Peng.
.
Ketika penyusun sempat bertugas di pekan Baling ini beberapa tahun lalu, penyusun dapati pembangunan daerah ini agak perlahan tetapi tidaklah seteruk dalam gambaran pemikiran sebelum menjejakkan kaki ke sana. Keperitan hidup petani mungkin tidak menyamai kepedihan luka-luka peninggalan tragedi berdarah yang ditanggung oleh waris peninggalan para syuhada dan mereka yang cedera. Cemuhan dan lebel sebagai keluarga pengkhianat negara sudah cukup membekas dalam sanubari. Pihak yang tidak menyenangi assyahid di Memali masih menaruh syak wasangka bahawa mereka 'tidak syahid' dan terus menyakininya.
.
Berdasarkan latar belakang pendidikan dan kerjayanya, terbukti assyahid mendapat pendidikan yang terbaik. Bermula dari pendidikan Islam asuhan ayahandanya Tuan Haji Mahmood seorang guru agama yang disegani dan kemudiannya ke Madrasah Khairiah Poko Sena. Assyahid meneruskan pengajian di Pusat Pengajian Tinggi di Nilam Puri untuk beberapa tahun sebelum belayar ke Lucknow dan Durban, India mendalami hadith. Beliau sempat berguru dengan tokoh ulama Islam tersohor di abad ini iaitu Maulana Sayyid Abul Hassan Ali Nadwi. Assyahid berada selama lebih kurang empat tahun di India sebelum melanjutkan pengajian ke Azhar, Mesir. Lepas itu menamatkan pengajiannya di Libya pula.
.
Bertugas di Jabatan Perdana Menteri
.
Dalam buku kisah perjuangannya, dinyatakan bahawa assyahid kembali ke tanahair awal tahun 1970an, beliau berkhidmat di Jabatan Perdana Menteri sebagai Timbalan Pengarah di Institut Dakwah Islamiah Malaysia. Sebagaimana telah dijangka bahawa assyahid tidak sanggup berada lama di bawah ikatan pemerintah yang tidak berpaksi kepada tuntutan agama, lalu meninggalkan segala kedudukannya untuk balik ke kampung halaman mencurahkan bakti sebagai pendakwah, pendidik dan bergerak aktif dalam politik Islam.
.
Membina Madrasah
( sambungan kisah ini akan diteruskan setelah penyusun menemubual adik assyahid iaitu Ust. Ismail Mahmood, beliau juga turut tercedera dalam tragedi tersebut)

Hati seorang wanita

 Wanita..di ciptakan Allah sempurna bagi aku..bentuk badan dan fizikalnya membuatkan aku mengagumi segala apa yg ada pada diri seorang wanita..makhluk allah yg amat sempurna. Sejauh mana kita mengenal sifat2 wanita ini..? Bg aku..wanita amatlah banyak ragamnya..banyak yg mengenainya memungkinkan lawan sejenisnya iaitu lelaki ramai yg tidak faham..apa itu rahsia wanita...

     Aku bangga menjadi seorang wanita,ibu dan seterusnya pemangkin untuk negara.Seorang wanita yg tabah mengharungi apa saja rintangan dan cabaran..Bukan senang nk senang...Tambah2 lg menjadi seorang wanita..Ciri2 wanita idaman..mesti semua inginkan kecantikan, luaran dan dalaman.Tp tahukan anda kecantikan sebenarnya terbit bila hati kite yg nurani dan ikhlas dalam melakukan apa sahaja..bagi aku kecantikan luaran tidak penting jika hati di dalam di penuhi dgn hasad,hipokrit dan samaran.Dan aku bersyukur aku tidak tergolong dlm golongan2 org2 yg sebegini. Bukan memuji diri sendiri.tp hakikatnya ini lah diri aku..

      Lelaki di jadikan sebagai pelindung kaum2 wanita..mendidik , menjaga ( melindung ) dan membimbing ke arah yg positif..Tp amat sukar menemukan yg benar2 seperti aku nyatakan di atas..Justeru bila ade yg begini maka hargailah dia semasa dia masih bersama..Tp lelaki jugaklah yg bisa merosakkan , menghancurkan segala gala yg berkaitan dgn wanita..Bukan semua, tp segologan..Dan golongan2 ini la golongan yg tidak menghargai siapa itu wanita..Sifat2nya..personalitinya, jiwa dan perasaannya..

         Wanita..amatlah halus dan sensitif jiwanya..perasaan kecil nya amatlah tersentuh jika ada sesuatu melibatkan diri dan org2 di sekeliling nya..Namun tidak di nafikan ade setengah yg tk ade sifat2 di ats...Lelaki amtlah payah nk memahami jiwa wanita..tambah2 laki2 yg pentingkan dirinya sendiri.Apa yg jiwa wanita mahukan,apa yg wanita hajatkan,rasa dan harapkan..Tk semua lelaki yg memahami kehendak dan naluri wanita ini..Dan jika ada yg btul2 memahami amtlah bertuah si wanita td..kadang2 kite tk menghargai apa yg ada di hadapan kite,kerana kite sering memandang remeh dan alpa dgn pemberian Tuhan pada kita..Sehingga kite tk secara sedar telah melukakakn hati org yg kita sayang..Tk kire lah samaada wanita atau pon lelaki..

          Mengapa harus ade rasa benci bila kite berkasih sayang..?? Mengapa ada rasa rajuk dan cemburu pd pasangan ? mengapa ada rasa bimbang,takut dan ingin memiliki..sehingga kita lupa kita bukan sapa2 pun untuk memiliki seseorg yg bukan jd hak mutlak diri kita. Melainkan hubungan yg sah di sisi Agama.Mengapa ada rasa geram marah n putus asa melanda jiwa, bila hati di sakiti..?? itulah fitrah wanita..Mengapa senang nk menitiskan air mata kebodohan semata2 makhluk lawan..?? Kenapa juga senang2 wanita ini menyerah kehormatan pd sang lelaki yg bertopeng kan haiwan yg memang ingin mengambil kesempatan atas kebodohan ?? kerana inilah fitrah wanita..Bodoh,rakus, nafsu mengalahkan akal...Maaf jika entry ini bisa membuak kan kemarahan di kalangan wanita..tp inilah realiti yg kita harus hadapi..Tak semua yg berjaya menahan maruah diri dr di nodai..Tambah2 keadaan semasa sekarang di susuli teknologi yg berkembang pesat dan maju..One switch,anda dh boleh melihat dunia luar..Kuasa di tgn anda..Dek kerana itulah..banyak yg di perdaya oleh sang buaya2 yg tk jemu2 mencari mangsa..

           Wanita..perasan mu amatlah rapuh..jarang skali jumpa yg berjiwa kental..if ade pon kerana dia dh melalui bermacam macam pengalaman hidup dan pernah merasai pahit getir dan onak duri sepanjang dlm kehidupannya..tp sekental kental wanita..jauh di sudut hatinya tersimpan kesedihan yg amt dalam di sembunyikan demi menjaga smua yg berada di sekelilingnya..akui lah hakikatnya wanita memang begitu..
kenapa lelaki payah sgt nk jaga hati wanita ? kenapa suka membiarkan org yg tersayang seringkali menangis,geram,marah dan segala bentuk yg tidak menyenangkan diri wanita itu..Tergamak menjadikan wantia ini sebagai ujikaji dan secara tk lansung mempermainkan wanita itu tanpa rasa bersalah dalam diri.

          .Kenapa ??? layak kah lelaki buat begitu...Dan wanita..tolonglah jgn tertipu dan di di tipu oleh spesies seperti ini..ayuh berjuang demi diri mu sendiri..Tiada kesenangan di susuli kesusahan,,mesti ade..tp kenalah sabar...sabar menempuhi semua kesusahan dlm kehidupan..Insyaalah nikmat sabar sgt lah manis..kelak akn bahagia dtg menjelang..Dunia ini satu ujian,satu pengenalan..Banyak lg benda dan onak duri harus kau tempuhi..Sekali tersalah langkah jgn ingt diri mu sudah tiada haluan, bangkitlah demi maruah dirimu..Hanya dirimu yg bisa merubah dirimu..Tetap tabah dlm apa sahaja rintangan dan ujian..akn ada jalan penyelesaian..Tkde masallah yg tk de jalan..Dengan berbekal kebijaksanaan, sedikit akal fikiran  mu yg waras Insyallah kamu mampu mengatasi apa saja kemusykilan dirimu sendiri..Sentiasa letakkkan diri mu org yg paling kamu sayang selepas ibu dan bapamu sebelum kamu menyayangi org lain..Sentiasa menjaga maruah mu walau di mana berada..Jgn biarkan dirimu di kotak katikkan oleh org2 yg sentiasa ingin mengambil kesempatan..Aku ingin berkongsi perasaan, semoga sedikit sebanyak yg membaca terkesan dgn apa yg di catatkan..

           Lelaki..Tolonglah hormat insan yg bernama wanita ini..Dialah yg akn bersusah susah membahagiakan dirimu walau apa jua keadaan..dia lah yg bersusah payah membesarkan zuriatmu hingga menjadi seorang insan.Kau belailah hatinya jika dirimu berasa bahagia..Jagalah perasaan nya..Fahamilah dirinya, apa yg dia suka dan apa yg tidak suka.Cuba menyelami hati dan perasaan nya..Cuba berada dlm situasi nya di saat dia sedih dan membutuhkan pertolongan dari mu maupun luahan perasaan dan segala macam bantuan..Cuba terima apa saja berkenaan dirinya maupon yg baik dan tidak baik..Apa saja perangainya yg menjengkelkan demi perasaan dan kasih sayang..

                   Pujuklah hatinya,dekati dirinya,,belailah ia..tanamkan perasaan sayang mu padanya..Pupuklah kasih sayang untuknya..mohonlah kemaafan jika ada kesalahan yg di buat..Ketepikan ego mu jika itu bisa membuatkan dia senang..Ketahuilah..apa saja yg kamu buat demi org yg tersayang dan apa saja yg kamu dapat akn mebuatkan kamu amat bahagia..Jdkan dia isteri kamu bila kamu mampu dan jgn sekali2 mencabul maruahnya melainkan dia sah menjadi milikmu..Ketahuilah..segala amalan  perlakuan kita akn dtg blk pd diri kita..bak kata pepatah..what u give u get back..dan aku percaya dunia ini ibarat roda..dan aku berpegang pd apa yg aku lakukan hingga sekarang..buat baik di balas baik..Maafkan jika ada yg tersinggung bila membaca catatatn aku..sesungguhnya yg baik dtg dr Allah dan yg buruk dr aku sendiri..Sekadar mengingatkan sesama kita..Bukaklah pintu hati untuk menerima segala kekurangan,, Insyallah akn ada cahaya mendatang..Semoga diri kite sentiasa di rahmati oleh Tuhan..Aminnn..